Satgas MPU Konga Menorehkan Prestasi Pada Kompetisi Bola Voli Pantai UNIFIL

Oleh Berita Satuan

Personel Satgas Military Police Unit (MPU) Konga XXV-K/UNIFIL atau yang dikenal dengan SEMPU kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat Internasional, kali ini berhasil meraih juara ke-3 kategori Mixed Double dalam UNIFIL Beach Volley Ball Competition 2019 yang diselenggarakan oleh UNIFIL Autlog (Kontingen Austria) di Naqoura, Lebanon Selatan.

Tim campuran SEMPU, yaitu Serka (K) Maslina dan Pratu Rahman meraih juara ke-3 dalam babak final kejuaraan tersebut, setelah di berhasil mengalahkan tim FPC Indonesia dengan skor 2:0.Pertandingan Bola Voli Pantai antar Kontingen UNIFIL yang diselenggarakan Kontingen Austria ini berlangsung selama lima hari pada tgl 20 s.d. 24 Mei 2019 dan diikuti oleh sejumlah Kontingen dari berbagai Negara yang tengah bertugas di Lebanon.

Sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia. Meskipun dilaksanakan dalam bulan puasa, namun SEMPU yang menerjunkan empat tim telah berusaha semaksimal mungkin dan bersyukur dapat menyumbangkan juara ke-3 pada kategori campuran.

Pertandingan ditutup dengan pemberian medali dan penghargaan oleh Lt.Col Gierlinger selaku Contico Autlog UNIFIL kepada para juara. Yang membanggakan pula, kontingen Indonesia khususnya dari Indobatt adalah kontingen yang terbanyak mendapatkan juara dalam pertandingan ini.

SEMPU KEMBALI MENJUARAI KOMPETISI OLAHRAGA INTERNASIONAL

Oleh Berita Satuan

Lebanon – Untuk kedua kalinya dalam pertandingan tahun ini, selaku _Sector East Military Police Unit (SEMPU)_, satgas MPU Kontingen Garuda (Konga) XXV-K/UNIFIL meraih juara dalam pertandingan UNIFIL Chess Open Championship 2019 yang di selenggarakan di Markas _United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL)_ Naqoura Lebanon Selatan.

Demikian disampaikan Komandan SEMPU, Letkol Cpm Sony Yusdarmoko, S.H.,M.Si (Han), dalam rilis tertulisnya di Naqoura Lebanon Selatan, Rabu (17/4/2019).UNIFIL yang diawaki pasukan pemeliharaan dari berbagai negara di dunia ini, menyelenggarakan berbagai event kejuaraan olahraga. Tidak hanya olah raga yang mengedepankan kekuatan dan ketangkasan, namun juga olah raga strategi seperti catur, ungkap sony

Sedangkan pelaksanaan pertandingan catur itu berlangsung selama 3 hari (15 s.d 17 Maret 2019) antar Kontingen UNIFIL yang diselenggarakan oleh UNIFIL Level II Hospital di markas UNIFIL Naqoura Lebanon Selatan.

Perwira lulusan Akmil 2000 ini juga menyampaikan, dalam setiap pertandingan Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL asal Indonesia juga mengirimkan ahli-ahli strateginya dan juga mengirim 4 (empat) orang atlitnya.
Dari 4 (empat) orang atlit tersebut, SEMPU mampu mempertahankan dua atlitnya hingga babak semi final dan 1 (satu) orang atas nama Pelda Pom Nuriman berhasil masul ke babak final.

Setelah melawan Capten Gonzales dari Spanyol, akhirnya Pelda Pom Nuriman berhasil meraih juara pertama, sekaligus mewakili Kontingen Garuda/Indonesia yang meraih juara. Di urutan kedua dan ketiga adalah Cpt Gonzales dan Cpl Rbines yang keduanya berasal dari Spanyol, ujar Sony

Pertandingan ini ditutup dengan pemberian hadiah oleh Lt.Col Vikas Chawla selaku Chief UNIFIL Level II Hospital kepada para juara lomba Catur.

Kemenangan ini merupakan kebanggaan bagi SEMPU karena menjadi kemenangan ke-2 setelah pertandingan tenis meja beberapa waktu lalu, dan menjadi kebanggaan kontingen Garuda di UNIFIL sebagai salah satu bentuk prestasi dan kerja keras dan upaya terbaik yang selalu ditampilkan oleh prajurit-prajurit Garuda, ucap Sony (Pen Puspomad)

 

BERDAYAKAN PROVOS SATUAN, PUSDIKPOM SELENGGARAKAN TARGUMIL PROVOS TERPUSAT

Oleh Berita Satuan

Cimahi – Dalam memberdayakan Provos Satuan, Pusat Polisi Militer AD (Puspomad) melaksanakan kegiatan penataran Guru Militer (Gumil) Provos TA 2019 di Mapusdikpom Kodiklatad.

Kegiatan upacara pembukaan penataran ini dibuka oleh Wakil Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Wadanpuspomad) Brigjen TNI Wahyu Sapto Nugroho, S.H. pada hari senin(8/4/2019).

Dalam amanat Danpuspomad yang dibacakan oleh Wadanpuspomad, Mayjen TNI Rudi Yulianto mengatakan kegiatan penataran Gumil Provos TA 2019 ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk belajar dan berlatih secara sungguh-sungguh dan semangat yang tinggi.

Penyelengaraan penataran ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para perwira di Satuan Pomad dalam mendukung proses belajar mengajar di jajaran Rindam TNI AD sebagai Gumil Provos.

Sampai saat ini masih banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Prajurit TNI AD berupa pelanggaran displin, tata tertib maupun Pidana. Oleh karenanya selaku prajurit Pomad merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk menekan jumlah pelanggaran sekecil mungkin, ujar Danpuspomad

Untuk mencapai hal tersebut salah satunya adalah dengan memberdayakan Provos Satuan secara maksimal, dengan harapan provos satuan dapat melakukan pencegahan pelanggaran secara internal di satuan masing-masing, harapnya

Saya selaku pimpinan Korps memandang perlu diselenggarakannya penataran Gumil Provos ini secara terpusat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Lapangan Kekuasaan Teknis (LKT) bagi para Perwira Pomad yang nantinya akan menjadi Gumil Provos di Rindam jajaran TNI AD agar mampu mengajar, melatih sesuai metode, tata cara dan teknik belajar mengajar yang efektif dan efisien”.

Penataran ini di laksanakan mulai tanggal 08 s/d 12 April 2019 yang diikuti 61 Prajurit Pomad yang terdiri dari 60 Pama dan 1 Pamen dari seluruh jajaran Pomdam. (Pen Puspomad).

DANSATGAS MPU KONGA XXV-K/UNIFIL PIMPIN ACARA KENAIKAN PANGKAT DI DAERAH OPERASI UNIFIL LEBANON

Oleh Berita Satuan

Marjayoun – Dansatgas MPU Konga XXV-K/Unifil memimpin acara kenaikan pangkat bagi personelnya yang sedang bertugas di UNP 7-3 wilayah Lebanon selatan, Selasa(1/4/19)

Di ungkapkan Letkol Cpm Sony Yusdarmoko, S.H.,Si(Han) selaku Dansatgas bahwa Periode 1 April 2019 adalah momen yang membahagiakan bagi prajurit TNI karena merupakan periode kenaikan pangkat yang pertama dalam setiap tahunnya.

Perwira lulusan Akmil 2000 ini juga menyampaikan Kebahagiaan ini dirasakan bagi prajurit Polisi Militer yang tergabung dalam Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL yang sedang melaksanakan tugas operasi pemeliharaan perdamaian di Lebanon Selatan.

“Kenaikan pangkat di medan tugas adalah hal yang istimewa dan kenaikan pangkat merupakan suatu rangkaian proses dalam pembinaan karir setiap prajurit TNI yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya yang terbaik”. terangnya.

Masih dalam tuturnya, Sony menyampaikan sebanyak 10 prajurit (9 Bintara, 1 Tamtama) mendapatkan anugerah kenaikan pangkat dalam prosesi acara seremonial yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Momen ini selain kenaikan pangkat  juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan bagi prajurit berprestasi, di mana pada bulan Maret dua orang prajurit Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL berhasil meraih medali emas dalam kejuaraan Tenis Meja antar Kontingen UNIFIL. (Pen Puspomad)

DANPUSPOMAD RESMIKAN GAPURA DENPOM IV/3 SALATIGA

Oleh Berita Satuan

Semarang – Walikota Salatiga H.YULIANTO,S.E.,M.M dan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto meresmikan Gapura Denpom IV/3 Salatiga di Semarang, Sabtu (23/3/2019).

Kujungan Danpuspomad ke Denpom IV/3 Salatiga dalam rangka melakukan penyumpahan Penyidik yang dilaksanakan Di Pomdam IV/Diponegoro pada hari Jumat (22/3/2019).

Kehadiran Danpuspomad ke Denpom IV/3 Salatiga disambut oleh Walikota Salatiga beserta Forkopimda Kota Salatiga, Danrem Salatiga beserta staf, Kapolres Salatiga beserta staf, Kasatdisjan Korem 073/Mkt, Dandim 0714/Slt, Danyon Mekanis Raider 411/PDW/6/2 Kostrad dan Komunitas Moge Salatiga.
Peresmian Gapura Denpom IV/3 Salatiga ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita yang dilakukan Wali Kota Salatiga beserta Danpuspomad dan Danrem 073/Mkt serta Dandenpom  IV/3 Salatiga Letkol Cpm (K) Asmin Tapahing.

Peresmian ini disaksikan oleh personil Denpom IV/3 Salatiga beserta ibu-ibu Persit Denpom IV/3 Salatiga serta para tamu undangan. (Pen Puspomad)

DANPUSPOMAD, SUMPAH DAN SEMAT BRIVET PENYIDIK PERSONEL POMAD

Oleh Berita Satuan

SEMARANG – Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto melakukan penyumpahan Penyidik sekaligus penyematan brevet Penyidik kepada 7 Perwira dan 10 Bintara personel Puspomad dan personel jajaran Pomdam IV/ Diponegoro, Jumat (22/3).

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Puspomad Letkol Cpm Ahmad Barkah usai kegiatan penyumpahan tersebut yang dipimpin langsung oleh Danpuspomad.

Kapen mengungkapkan bahwa Sumpah dan Penyematan brevet 17 Penyidik ini dilaksanakan, setelah ketujuh Perwira dan sepuluh Bintara tersebut selesai mengikuti pendidikan pengembangan spesialisasi bidang Penyidikan dan telah diangkat dalam jabatan Penyidik Pomad berdasarkan keputusan Panglima TNI.

Disampaikan Kapen. Mayjen TNI Rudi Yulianto mengatakan, penyumpahan ini merupakan tindak lanjut dari persyaratan formal yang harus dilakukan sesuai pasal 69 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang peradilan militer, sebagaimana yang dimaksud penyidik antara lain adalah Polisi Militer.

Dengan telah disumpahnya para penyidik ini, kami berharap dapat menjadi titik kuat fungsi penyidikan di satuan Polisi Militer, sehingga penyelesaian proses perkara mampu dilaksanakan secara cepat, tepat, transparan dan tuntas, katanya di Mapomdam IV/Diponegoro, Kalibanteng Semarang, Jumat (22/3).

Lebih lanjut dijelaskan Kapen. Danpuspomad mengingatkan sebagai penyidik yang akan menentukan arah proses penegakan hukum, dituntut untuk memiliki integritas moral yang baik dan profesional, proporsional, jujur, berani, tulus dan ikhlas.

Disamping itu sejauh mungkin agar memperhatikan azas-azas Penyidikan, yaitu azas kepentingan masyarakat, azas kepentingan individu dan azas kepentingan hukum serta menerapkan manajemen penyidikan modern, dengan menggunakan metode penyidikan ilmiah untuk menghindari terjadinya rekayasa dan kekerasan dalam kegiatan penyidikan, tegasnya.

 

Peduli terhadap sesama pasca Banjir Denpomdivif 2 Kostrad melaksanakan Bakti Sosial

Oleh Berita Satuan

Malang – Denpom Divif 2 Kostrad melaksanakan kegiatan Bakti Sosial peduli bencana banjir di Desa Simo Kec. Kwadungan Kab. Ngawi (16/3/2019)

Dandenpom Divif 2 Kostrad Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma, S.H, M.Han mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk wujud kepedulian prajurit Denpomdivif 2 Kostrad terhadap sesama. 

Perwira lulusan Akmil 2004 ini juga mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu kegiatan yang kami lakukan dan ada banyak kegiatan lainnya yang sudah berjalan dan sudah dilaksanakan. Hal ini merupakan tidak lain adalah bentuk pengabdian kami sebagai prajurit TNI yang selalu ada untuk rakyat.

AKSES JALAN PERBATASAN LEBANON-ISRAEL DITUTUP, SEMPU MENGGELAR OPERASI PENGAMANAN

Oleh Berita Satuan

Jakarta – SEMPU sebagai pelaksana tugas fungsi Kepolisian Militer PBB di Sektor Timur UNIFIL menutup akses jalan sementara bagi kendaraan PBB yang melintas di perbatasan Lebanon-Israel di sekitar wilayah Kafer Kella.Hal tersebut disampaikan Dansatgas Komandan Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL Letkol Cpm Sony Yusdarmoko dalam rilis tertulisnya, Lebanon Selatan, Rabu (13/03/2019).

Diungkapkan Dansatgas, sebagai Sector East Military Police Unit (SEMPU) yang bergerak dalam bidang penegakan hukum untuk menunjang tugas pokok UNIFIL. SEMPU merupakan satuan jajaran Sektor Timur UNIFIL yang berperan aktif dalam melaksanakan tugas-tugas terkait penegakan hukum di daerah operasi, ujar Sony.

Pasca penarikan mundur pasukan Israel sebelum perang 34 hari tahun 2006. Perbatasan sepanjang perbatasan Lebanon-Israel di Lebanon Selatan dipasangi pagar pembatas berupa pagar besi-kawat berduri yang disebut technical fence, ujar Sony

Seiring dengan berkembangnya kompleksitas dan dinamika di perbatasan, sejak tahun 2018, Israel mulai mengganti pagar tersebut dengan beton yang dikenal dengan T-Wall khususnya di wilayah Sektor Timur UNIFIL yaitu wilayah Kafer Kella.

Dengan hampir selesainya pemasangan T-Wall tersebut, maka selanjutnya pagar lama yang berupa technical fence harus dilakukan pelepasan. Pelepasan ini tentunya dikawal ketat oleh prajurit IDF (Israeli Defence Forces) yang muncul secara terang-terangan di sekitar pagar yang tampak dari wilayah Lebanon tersebut, terangnya

Hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik karena wilayah Kafer Kella merupakan jalur lalu lintas utama, sehingga rawan terjadi kegiatan yang provokatif dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan pasukan PBB, imbuhnya

Menyikapi hal tersebut, Sektor Timur UNIFIL menggelar “Operation Remocion” tmt 10 – 13 Maret 2019, yaitu operasi pengamanan pelepasan technical fence. Unit-unit tempur disiagakan di sekitar Kafer Kella guna mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Selain Unit tempur, Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL selaku Sector East Military Police mendapatkan tugas yang cukup penting, yaitu bersama LAF menutup akses jalan di sisi utara dan selatan wilayah Kafer Kella. Ada tiga titik penempatan traffic control post yang diberikan kepada SEMPU yang bertugas untuk menutup akses bagi kendaraan-kendaraan PBB yang melintas ke arah lokasi pelepasan Technical Fence tersebut.

Operasi ini dengan keterlibatan SEMPU di dalamnya sempat ditinjau oleh delegasi Dewan Keamanan PBB yang didampingi Force Commander, MG Stephano Del Col dan Komandan Sektor Timur, BG Antonio Romero Losada pada hari Minggu, 10 Maret 2019. Beberapa kendaraan yang tidak mendapat otorisasi sempat dihentikan dan diberitahu untuk kembali oleh prajurit SEMPU dengan senyum, sapa dan salam “Garuda”, ciri khas prajurit Indonesia.

Pada tanggal 13 Maret 2019, Komandan Sektor Timur resmi menghentikan kegiatan Operation Remocio yang selesai dalam keadaan aman. Operasi ini sekaligus menunjukkan kesiapan operasi dari prajurit prajurit Garuda yang selalu siap melaksanakan perintah dan tugas kapanpun dan dimanapun.

Sebagai Aparat Penyidik TNI, Personel Puspomad Harus Pahami Hukum.

Oleh Berita Satuan

Jakarta – Seluruh personel Militer dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat  (Puspomad) menerima penyuluhan Hukum oleh Tim Ditkumad, di Mapuspomad Gedung Gatot Soebroto Jalan Medan Merdeka Timur 17 Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Hal tersebut disampaikan Pgs. Kapen Puspomad Letkol Cpm Ahmad Barkah usai kegiatan penyuluhan tersebut yang dibuka oleh Wakil Komandan Puspomad Brigjen TNI Wahyu Sapto Nugroho, S.H.

“Hari ini personel Militer dan PNS  Mapuspomad dan Yonpomad mendapatkan penyuluhan hukum sesuai program kerja dari Ditkumad, kegiatan ini merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan Puspomad dalam rangka pembekalan kepada para personel Puspomad dan Yonpomad sebagai aparat penyidik dan penegak hukum di Lingkingan TNI AD,   terangnya

Diungkapkan Letkol Cpm Ahmad Barkah. Wadanpuspomad mengharapkan dalam penyuluhan hukum ini para peserta pro aktif untuk banyak bertanya sebagai bekal pengetahuan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Selain tanya jawab, Imbuh Kapen Puspom, Wadanpuspomad berharap, kegiatan penyuluhan ini dapat dijadikan wahana diskusi antara aparat penegak hukum dengan personel Puspomad yang bertugas sebagai penyidik di lingkungan Angkatan Darat.

Pemberi materi pada penyuluhan hukum ini Kolonel Chk Benyamin Dewarto,S.H.,M.H dari kesatuan Hukum Kodam Jaya (Kumdam Jaya). Dikatakan Kolonel Benyamin,  materi penyuluhan ini lebih difokuskan pada pelanggaran hukum dan penegakkan disiplin bagi prajurit dikaitkan dengan Polisi Militer sebagai penyidik yang profesional.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi, dihadapkan dengan berbagai macam kemudahaan akses informasi di media sosial, para prajurit TNI diharapkan bijak dalam pengunaannya dan memahami dampak negatif dari  media sosial yang apabila digunakan dengan tidak semestinya dapat membawa seseorang berurusan dengan hukum.

Dalam UU ITE dihadapkan dengan tugas penyidik Polisi Militer AD yang harus paham akan kejahatan dunia maya. Seluruh pelanggaran terhadap UU ITE disebut dengan kejahatan dunia maya, oleh karenanya, penggunaan media sosial dikalangan prajurit harus dicermati secara bijak”,  ungkapnya

Lebih lanjut, Benyamin menyampaikan tentang aturan dalam penegakan disiplin bagi prajurit terutama dalam kasus THTI, Desersi, Asusila, KDRT, Narkoba, Schorsing dan pemberhentian prajurit dari dinas keprajuritan. Ini semuanya sangat erat kaitannya dengan tugas sebagai Penyidik Polisi Militer yang handal dan profesional.

Kesemua permasalahan tersebut adalah tugas dari Polisi Militer sebagai lembaga penyidik di lingkungan TNI, personel Polisi Milter diharapkan memahami ketentuan hukum dalam setiap pelaksanaan tugasnya, sehingga tidak salah dalam mengambil keputusan, imbuhnya.

IRJENAD PIMPIN ACARA TAKLIMAT AWAL DALAM RANGKA POST AUDIT ITJENAD TA 2019 DI MAPUSPOMAD.

Oleh Berita Satuan

Jakarta – Taklimat Awal Irjenad dalam rangka Post Audit Itjenad TA 2019 dilaksanakan di Gedung Gatot Soebroto Mapuspomad Jalan Medan Merdeka Timur 17 Jakarta Pusat.(11/3/2019)

Kedatangan Irjenad ke Mapuspomad disambut langsung oleh Mayjen TNI Rudi Yulianto selaku Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat.

Di awal amanatnya Irjenad Mayjen TNI Suko Pranoto menyampaikan ucapan terimakasih kepada para Dan/Kepala/Direktur Balakpus beserta Perwira Staf dan jajarannya atas terselenggaranya acara taklimat awal ini.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa pelaksanaan Post Audit Itjenad ini akan dilaksanakan di Sahli Kasad, Puspomad, Pusterad, Ditajenad, Ditkuad, Ditkumad, Disbintalad, Dispsiad, Dislitbangad, Disinfohlatad, Disjasad, Disjarahad, Dislaikad dan Setumad mulai tanggal 11 s.d 22 Maret 2019.

Masih dalam amanatnya diungkapkan Irjenad  bahwa Kegiatan pengawasan merupakan bagian dari suatu sistem dalam manajemen modern, sebagai sarana pengendalian kegiatan organisasi. Implementasinya dilingkungan TNI AD dilaksanakan oleh Itjenad sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP)sesuai dengan Tugas pokoknya yaitu Membantu Kasad dibidang pengawasan dan pemeriksaan umum serta pengawasan dan pemeriksaan perbendaharaan terhadap organisasi jajaran TNI AD dalam rangka mendukung Tupok dan Tugas bantuan TNI AD.

Lanjut di ungkapkan kegiatan pengawasan telah menggunakan Pola Post, Current dan Pre Audit dengan tujuan dapat meminimalisir temuan dari BPK RI, namun kita ketahui bersama bahwa Opini BPK RI terhadap LK Kemhan dan TNI masih WDP(Wajar dengan Pengecualian). Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak permasalahan yang harus kita perbaiki dan tingkatkan dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran.

Di akhir amanatnya, Irjenad berharap pada tahun 2019 ini, hasil pemeriksaan terhadap program kerja dan anggaran akan sangat optimal untuk memprkecil atau meniadakan temuan dari BPK RI, khususnya pada U.O TNI AD.