Kasad Pimpin Penyerahan Jabatan Wakasad dan Sertijab Dua Pangdam Serta Kadislitbangad

Oleh TNI AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) kepada Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P.,bertempat di Tribun Gedung E, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Selain penyerahan jabatan Wakasad, Jenderal TNI Andika Perkasa pada kesempatan yang sama juga memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam XVI/Pattimura dan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad).

Jabatan Wakasad sempat mengalami kekosongan dan diserahkan kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa hingga ditunjuknya pejabat Wakasad yang baru setelah pejabat Wakasad sebelumnya, Letjen TNI Herman Asaribab meninggal dunia pada tanggal 14 Desember 2020 lalu.

Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari sebelumnya menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro dan juga pernah menjabat sebagai Asisten Teritorial (Aster) Kasad pada periode 25 Januari 2019 – 18 Juni 2020. Pengangkatan Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/145/II/2021 tanggal 23 Februari 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Pria lulusan Akademi Militer 1987 ini, memiliki berbagai pengalaman tugas dan jabatan strategis di lingkungan Angkatan Darat termasuk berbagai penugasan operasi militer juga telah banyak dilalui suami dari Kapten Ckm (K) Baiq Dewi Komalasari.

Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari lahir di Purwokerto , Jawa Tengah pada 1 Agustus 1964 dan telah dikaruniai dua orang putra, Alif Fadjari dan Kautsar Fadjari.

Dengan promosi Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari menduduki jabatan Wakasad, maka jabatan Pangdam IV/Diponegoro juga beralih kepada Mayjen TNI Rudiyanto yang sebelumnya menjabat Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kementerian Polhukam RI.

Jabatan lain yang diserahterimakan adalah Pangdam XVI/Pattimura dari Mayjen TNI Agus Rohman S.I.P., M.I.P. kepada Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam RI, selanjutnya Mayjen TNI Agus Rohman,S.I.P.,M.I.P. akan menempati pos jabatan baru sebagai Pangkogabwilhan III.

Terakhir jabatan Kadislitbangad diserahterimakan dari Brigjen TNI Marjani, S.I.P kepada Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M. Sedangkan Brigjen TNI Marjani, S.I.P. menduduki jabatan baru sebagai Bandep Urusan Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantanas RI. (Dispenad)

Penghargaan Negara Bagi Patriot Eks Pejuang Timor-Timur

Oleh TNI AD

JAKARTA, tniad.mil.id- Sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan negara kepada para para pejuang, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan memberikan penghargaan bagi Eks Patriot Pejuang Timor-Timur.

Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendra Yuda mewakili Menteri Pertahanan menyerahkan Piagam dan Pin patriot bela negara kepada 328 orang Eks Patriot Pejuang Timor Timor bertempat di Bandara Eltari Kupang NTT pada hari Kamis (4/02/2021).

Salah satu penerima piagam penghargaan dan Pin Patriot Bela Negara adalah Dandenpom IX/1 Kupang Mayor Cpm Joao Cortereal yang mewakili Almarhum ayahandanya Nazario V. De S. Cortereal

Penghargaan diberikan oleh pemerintah kepada pejuang eks Timor Timur atas jasa dan kesetian membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penghargaan berupa piagam dan PIN kepada 328 orang Patriot Eks Pejuang Timor Timur yang diwakili penerimaan secara simbolis oleh 100 orang Patriot bela negara

“Pemberian penghargaan ini merupakan kali kedua dimana pemberian penghargaan pertama telah dilaksanakan di Jakarta Desember lalu. Kegiatan ini sebagai wujud penghargaan negara bagi para patriot pembela negara yang telah mempertahankan Indonesia, “ tuturnya.

Ia berharap Kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk menumbuhkembangkan semangat bela negara bagi semua elemen warga negara Indonesia.

Sementara itu Mayor CPM Joao Cortereal menyampaikan, penghargaan ini menjadikan motivasi bagi generasi penerus bangsa untuk rela berkorban bagi bangsa dan negara.

“Terutama bagi generasi muda, kKenapa beliau-beliau ini yang di belakang saya termasuk orang tua saya sendiri, saya bisa melihat bahwa yang di korbankan itu cukup besar, harta benda termasuk semua keluarga bagi merah putih. Itu motivasi dan motivator bagi kita bisa melihat bagaimana kecintaan terhadap tanah air, “ pungkasnya. (Dispenad)

Kasad Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 12 Pati TNI AD

Oleh TNI AD

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 12 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jum’at (26/2/2021).

Dua Pati dinaikkan pangkatnya dari Mayjen TNI menjadi Letjen TNI yaitu Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc. (Danpuspomad), dan Letjen TNI Arif Rahman, M.A. (Danpussenif Kodiklatad).

Kemudian tiga Pati dinaikkan pangkatnya dari Brigjen TNI menjadi Mayjen TNI yaitu Mayjen TNI Gunawan Pakki, S.I.P., S.T., M.T. (Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI), Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. (Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos), dan Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin (Sahli Bid. SDM & Teknologi Kemenko Polhukam).

Sementara tujuh orang lainnya dinaikkan pangkatnya menjadi Brigjen TNI yaitu Brigjen TNI Dr. Arief Prayitno, S.I.P.,S.H., M.Hum. (Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Brigjen TNI Sugeng Priyanto (Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI), Brigjen TNI Victor Deni S.A. Herianto, S.H. (Ir Pusterad), Brigjen TNI Frengky E. Riupassa, S.Sos., M.Han. (Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E. (Dirlem Secapaad), Brigjen TNI Eko Suhariyono, S.H., M.H. (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), dan Brigjen TNI Nurcahyo Utomo, M.Pm. (Dansatinteltek Bais TNI).

Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AD berjalan dalam keadaan khidmat, tertib dan lancar, serta tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Dalam acara tersebut juga ditampilkan profil masing-masing pejabat melalui tayangan videotron serta dilanjutkan dengan foto bersama, dengan didampingi istri masing-masing.

Hadir pada acara tersebut Pangkostrad, Irjenad, Koorsahli Kasad, Danpusterad, Ka RSPAD dan para Asisten Kasad. (Dispenad)

TNI Angkatan Darat Gelar Rapat Pimpinan TA. 2021

Oleh TNI AD

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar Rapim TNI AD TA. 2021 untuk menyampaikan berbagai kebijakan strategis TNI AD di tahun 2021 dalam upaya membangun TNI AD yang adaptif. Acara diselenggarakan di lantai dasar Gedung E, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Selasa (23/2/2021).

Dalam Rapim yang mengusung tema “Membangun TNI Angkatan Darat yang Adaptif”, seluruh kebijakan strategis TNI AD dalam pelaksanaannya diselaraskan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, sehingga penyampaian evaluasi program kerja dan anggaran TA.2020 maupun program kerja dan anggaran TA.2021 yang telah dilakukan refocusing dan realokasi belanja disusun dengan menyesuaikan kondisi tersebut.

Rapim TNI AD TA.2021 dihadiri sejumlah 264 pejabat di lingkungan TNI AD baik secara langsung di Mabesad maupun melalui Virtual dari wilayahnya masing-masing. Adapun materi pembahasan pertama tentang evaluasi program kerja TNI AD TA. 2020 yang dibawakan oleh Irjenad, Letjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dilanjutkan dengan paparan sesuai bidang masing-masing dari Irjenad dan para Asisten Kasad.

Sementara itu dalam sambutan sebelum menutup acara, Kasad menekankan kepada para pimpinan TNI AD yang hadir untuk menindaklanjuti semua kebijakan dan penekanan yang telah disampaikan. Menurutnya, itulah esensi dari tema Rapim TNI AD TA. 2021.

“Itulah yang kami maksud dengan adaptif. Apa yang kurang, ya terus diperbaiki. Apa yang sudah bagus, pasti masih ada celah untuk ditingkatkan lagi,” terang Andika.

Selain itu, Kasad juga menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah kematian prajurit dan PNS TNI AD akibat sakit. Untuk itu, dirinya berharap para komandan satuan dapat terketuk hatinya dan berupaya mencari solusi mengatasi hal ini. Salah satunya dengan meningkatkan kepedulian atas kondisi fisik dan kesehatan anggotanya, serta menggalakkan olahraga di satuannya masing-masing.

“Tahun 2019 kemarin, kita kehilangan prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang yang disebabkan oleh sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir dua kali lipat. Oleh karena itu, yang sudah kita lakukan dua tahun terakhir, budaya olahraga setiap hari, lakukan!,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan di Mabesad diantaranya Koorsahli Kasad, Dankodiklat, Danpuspomad, Danpusterad, Ka RSPAD GS serta Kaskostrad. (Dispenad)

KADISPENAD PIMPIN RAPAT EVALUASI BIDANG PENERANGAN TNI AD 2020

Oleh TNI AD

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus memimpin Rapat Evaluasi Bidang Penerangan TNI AD TA 2020, bertempat di Ruang Rapat Lantai 5 Hotel Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (01/12/2020).

Memulai sambutannya, Kadispenad menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Kepala Penerangan (Kapen)/Kapenhumas dari seluruh Indonesia, atas pelaksanaan tugas-tugas Penerangan yang diembannya. Dikatakan pula bahwa kegiatan rapat ini merupakan ajang menyatukan visi dan persepsi dalam menghadapi perubahan lingkungan saat ini yang begitu dinamis, serta untuk menambah wawasan dan keilmuan terkait tugas-tugas sebagai insan Penerangan.

“Mewujudkan Penerangan Angkatan Darat yang Profesional dan Unggul di Era Informasi, adalah tema yang kita angkat kali ini. Di mana titik beratnya pada peningkatan kualitas SDM insan-insan Penerangan TNI AD guna menghadapi tantangan tugas ke depan,” terang Nefra.

Peningkatan kualitas SDM tersebut, menurut Nefra, bisa dilakukan mulai dari penambahan alokasi rekrutmen personel berkemampuan jurnalistik, program pendidikan dan penataran yang didukung para pakar dan ahli, hingga modernisasi peralatan secara bertahap. Optimalisasi upaya tersebut menurutnya akan bisa menghasilkan SDM berkompetensi tinggi.

Sementara itu, dalam paparannya, Nefra mengurai evaluasi dari masing-masing subdis, lengkap dengan kegiatan yang telah dilaksanakan, kendala hingga upaya-upaya solutif yang bisa dilakukan. Kemudian, ada enam penekanan yang disampaikannya di penghujung paparan, yaitu larangan merekayasa berita, pemindahan hosting website satuan ke Disinfolahtad untuk menjamin keamanan website, serta satuan penerangan sebaiknya memperbanyak publikasi tentang prajurit yang berprestasi dan inspiratif untuk meningkatkan citra TNI AD.

“Manfaatkan media setempat untuk meningkatkan kualitas personel dan berita, jangan pernah jenuh untuk berkreasi, ikuti perkembangan IT, dan dalam pemberitaan agar tetap berkoordinasi dengan Dispenad,” tandas Nefra.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa. Kemudian acara disambung dengan sambutan dan pengarahan Kadispenad, pengumuman hasil lomba jurnalistik satuan penerangan, berupa lomba essay, lomba foto dan lomba pembuatan video pendek.
Juara foto jurnalistik antara lain : Juara I Pendam XIV/ Hasanuddin, Juara II Penrem 032/ Wirabraja Dam I/ Bukit Barisan, Juara III Pendam XVI/ Pattimura,; untuk Juara Video Jurnalistik: Juara I Pendam XVI/Pattimura, Juara II Pendam XIV/ Hasanuddin, Juara III Pendam V/ Brawijaya, serta Juara Favorit Pendam XII/ Tanjungpura.
Sementara untuk lomba Lomba Essay dibagi menjadi tiga kategori yakni, Kategori Non Satuan Penerangan, dimana pemenang juara pertama diraih oleh Mayor Czi Pratomo Wibisono dari Zidam XIII/Merdeka, juara dua Letda Arh Marta Putra dari Yonarhanud 14 dan juara tiga Mayor Inf Robil Syaifullah dari Deninteldam III/Siliwangi. Untuk Kategori Personel Penerangan, juara pertama diraih oleh Letda Arh M Syukri dari Kodam XIV/Hsn, juara dua Serma Ishadi Salmun dari Kodam XIV/Hsn dan juara ketiga Kapten Caj (K) Meri Astuti dari Kodiklatad. Sedangkan Kategori Esai Pamen, juara pertama diraih oleh Mayor Arh Fredy Jaguar (Kapen Arhanud), juara kedua Kolonel Kav M. Jaelani (Kapendam XIII/Merdeka) dan juara ketiga diraih oleh Letkol Arm Reza Nur Patria (Kapendam XVII/Cenderawasih.

Acara dilanjutkan dengan ceramah “Literasi Digital” oleh Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel Dosen Universitas Udayana Bali, serta ceramah seputar “Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi / PPID” oleh ibu Wafa Patria Umma Komesioner Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Pusat. Kegiatan diakhiri dengan acara ramah tamah dan penutup.

Pejabat penerangan yang menjadi peserta dalam acara tersebut diantaranya Sesdispenad, para Kasubdis Dispenad, serta para Kapen Kotama/Balakpus se-Indonesia. (Dispenad)

Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama TNI AD dengan Universitas Indonesia tentang Pelatihan Kehumasan

Oleh TNI AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas kemampuan kehumasan unsur pimpinan dan insan penerangan di jajaran TNI Angkatan Darat, TNI AD mengadakan kerjasama dengan Universitas Indonesia dalam pelaksanaan pelatihan kehumasan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Nefra Firdaus saat menghadiri acara penandatanganan perjanjian kerjasama TNI AD dengan Universitas Indonesia pada Kamis (22/10/2020), bertempat di ruang rapat Spersad Gedung C Mabesad, Jl.Veteran No.5, Jakarta Pusat.

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo dan dari TNI AD oleh Asisten Personel Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, MA.

Sigit dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan komitmen Universitas Indonesia dalam kontribusinya untuk Indonesia khususnya kepada TNI AD dalam meningkatkan kualitas SDM unggul di lingkungan TNI AD. Universitas Indonesia akan mendesain pendidikan dan pelatihan jarak jauh sehingga para peserta tidak perlu meninggalkan pekerjaannya. Universitas Indonesia juga akan berupaya untuk mendesain pendidikan yang murah dan terjangkau serta menyesuaikan dengan kemajuan teknologi saat ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan TNI AD kepada UI dalam bidang pendidikan dan pelatihan.

Aspers Kasad menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu kelanjutan kerjasama antara TNI AD dan Universitas Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM personel TNI AD dalam hal ini dalam bidang kehumasan.

Diungkapkan Kadispenad, pelatihan kehumasan ini diselenggarakan untuk para unsur pimpinan yaitu Danrem-Dandim, para Kapendam dan Kapenrem, serta untuk para personel penerangan dari jajaran Penerangan Kodam/Korem dari seluruh Indonesia.

“Pelatihan ini sebagai upaya TNI AD untuk membekali para personel yang menjabat sebagai Danrem dan Dandim serta para kepala penerangan satuan dengan ilmu kehumasan seperti materi Public Speaking. Dan pelatihan ini juga diselenggarakan untuk personel di satuan penerangan TNI AD untuk membekali ilmu-ilmu jurnalistik, multimedia dan teknologi digital saat ini,” lanjut Nefra.

Acara ini dihadiri oleh Waaspers Kasad Bidang Binpers , Kadispenad dan tim dari Lembaga Vokasi Universitas Indonesia.(Dispenad)

Kasad Pimpin Penyerahan Jabatan Ka RSPAD Gatot Soebroto dan Laporan Kenaikan Pangkat Sembilan Pati

Oleh TNI AD

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin acara penyerahan jabatan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan laporan korps kenaikan pangkat 9 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD lainnya, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M. dalam keterangannya mengatakan, acara diawali penyerahan jabatan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI dr. Bambang Dwi Hasto, Sp.B., Fina.CS., M.Si. yang memasuki masa pensiun kepada Kasad.

Selain penyerahan jabatan, menurut Kadispenad, Kasad juga menerima laporan korps kenaikan pangkat sembilan orang Pati TNI AD sesuai Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2032/IX/2020 tanggal 23 September 2020.

“Sebelumnya, kesembilan orang Pati TNI AD tersebut bersama empat Pati TNI AL dan enam orang Pati TNI AU lainnya telah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur tanggal 25 September lalu”ujarnya.

Nefra juga menambahkan, sembilan orang Pati TNI AD tersebut menempati jabatan strategis di lingkungan TNI maupun luar struktur, satu orang diantaranya memperoleh promosi menjadi bintang tiga, tiga orang mendapat promosi menjadi bintang dua, sedangkan lima orang lainnya mendapat promosi menjadi bintang satu.

“Satu orang yang naik pangkat menjadi bintang tiga adalah Letjen TNI Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Koorsahli Kasad, sedangkan tiga orang lainnya yang naik bintang dua yakni Mayjen TNI Mohamad Hasan menjabat sebagai Danjen Kopassus, Mayjen TNI Andarias Pong Bija menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI, dan Mayjen TNI Gustav Agus Irianto K. menjabat sebagai Staf Ahli Bid. Pertahanan dan Keamanan BIN.”imbuhnya.

Selanjutnya, lima orang lainnya yang naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen, yaitu Brigjen TNI Beriman Putra menjabat sebagai Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah BSSN, Brigjen TNI Heri Sapari menjabat sebagai Kapoksahli Pangdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Furdiyantoso menjabat sebagai Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Kum, Ham, dan Narkoba, Brigjen TNI Sumanto menjabat sebagai Pa Sahli Tk. II Intelmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, dan Brigjen TNI IGBN Tedjakusuma E. menjabat sebagai TA Pengkaji Madya Bid. Tannas Lemhannas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyaksikan tayangan slideshow foto-foto perjalanan karier para Pati TNI AD yang melaksanakan Sertijab dan laporan korps kenaikan pangkat Pati dari masa pendidikan hingga saat ini melalui layar videotron Mabesad.

Prosesi dilanjutkan dengan acara sertijab, termasuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyerahan Pataka, dan penanggalan tanda jabatan kepada Kasad. Acara berikutnya, penandatanganan berita acara sertijab oleh Kasad disambung penandatangan berita acara sertijab Persit KCK.

Selanjutnya, dilaksanakan acara laporan resmi oleh Letjen TNI Ali Hamdan Bogra selaku perwakilan Pati yang naik pangkat kepada Kasad, dan diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto para Pati beserta istri.

Hadir dalam acara tersebut Irjenad, Pangkostrad, Dankodiklatad, Danpusterad, para Asisten Kasad, dan Kadispenad, serta Ketua Umum beserta Pengurus Pusat Persit KCK. (Dispenad).

Dispenad Gandeng Awak Media Press Tour Ke Satuan Angkutan Air Pusbekangad

Oleh TNI AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) menyelenggarakan Press Tour dengan menggandeng awak media untuk melihat dari dekat kiprah dan peran Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad) dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat.

Dipimpin Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M, para awak media nasional dari media online, cetak dan elektronik diajak turut serta dalam rangkaian kegiatan press tour ke Satangair Pusbekangad yang berkedudukan di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut dikatakan, pada kunjungan media di Satangair Pusbekangad, para awak media diberikan kesempatan untuk menyaksikan ruang simulator anjungan kapal, demonstrasi pasang tenda serba guna, menyaksikan demo dapur mobil lapangan, demo hover craft serta formasi KMC Komando, LCR dan Jetski.

“Selain itu, para awak media juga diajak berkeliling Dermaga Tanjung Priok menggunakan KMC Komando, LCR dan Jetski,” jelasnya.

Dalam kesehariannya Satangair dilengkapi Alutsista berupa Kapal Motor Cepat (KMC), Landing Craft Rubber (LCR) maupun kapal ADRI untuk pergeseran Alutsista, logistik, perlengkapan maupun personel dalam mendukung tugas TNI AD.

“Kegiatan ini selain untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan media massa sebagai mitra Dispenad dalam mempublikasikan berbagai satuan Angkatan Darat, juga sebagai sarana untuk menyampaikan kepada publik berbagai tugas pokok dan alutsista satuan-satuan operasional di lingkungan Angkatan Darat, ” sambung Kadispenad.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Satangair Pusbekangad Kolonel Cba Winarno, S.Sos., M.M, mengatakan bahwa Satangair dalam pelaksanaan tugas pokoknya memiliki beberapa alutsista modern di antaranya kapal ADRI sebagai kapal angkut personel, logistik materiil maupun perlengkapan dan Kapal Motor Cepat (KMC) Komando. KMC Komando ini dioperasikan oleh tiga orang awak (ABK) yang mampu mengangkut 31 orang penumpang,” urainya.

“Selain digunakan untuk wahana angkut prajurit dan perbekalannya dalam tugas keseharian, KMC Komando dalam misi perang (operasi amfibi) dapat mendaratkan pasukan bersenjata ke bibir pantai yang menyerbu keluar lewat pintu bagian depan kapal, ” tuturnya.

Pada akhir kegiatan, Dansatangair mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kadispenad beserta para awak media ke kesatuan yang dipimpinnya itu.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, dan berharap ke depannya kiprah Satangair dapat lebih terekspose oleh media dalam mendukung tugas pokok Angkatan Darat, ” pungkas Dansatangair menutup pembicaraan. (Dispenad).

Putra Din Minimi Lulus Seleksi Prajurit TNI AD

Oleh TNI AD

Banda Aceh (ANTARA) – Putra mantan Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh Nurdin Ismail alias Din Minimi lulus seleksi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD), dan mulai mengikuti pendidikan pada pekan depan.

“Saya sangat bersyukur, sangat bahagia anak saya yang pertama ini bisa lulus seleksi TNI AD, ini harapan baru bagi saya,” kata Din Minimi, di Banda Aceh, Sabtu.

Atas kelulusan putranya itu, Din Minimi menggelar acara syukuran di kediamannya kawasan Lamdom, Banda Aceh. Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda Mayjen TNI Hassanudin turut hadir memenuhi undangannya, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Putra Din Minimi yang lulus seleksi sekolah calon bintara (Secaba) PK TNI AD tahun 2020 tersebut bernama Rizki Maulana, yakni kelahiran 12 Oktober 2002, anak pertama dari tiga bersaudara, pasangan Din Minimi dan Herlinawati.

Din Minimi merupakan warga Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Dia tercatat sebagai mantan pimpinan KKB di Aceh Timur, yang 28 Desember 2015 lalu menyerahkan diri setelah berdialog dengan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, pada masa itu.

Din menjelaskan, perjuangan anaknya lulus seleksi TNI AD tidak lepas dari peran Sutiyoso dan Danrem 011/Lilawangsa masa itu Mayjen TNI A Daniel Chardin, yang membuka wawasannya tentang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada 2013, kata Din, dirinya masih bergeriliya di hutan Aceh Timur dan Aceh Utara. Ia mendapat kesempatan berbicara melalui sambungan selular dengan Danrem 011 Lilawangsa Daniel Chardin, yang kini menjabat sebagai Wadanpussenif Kodiklatad.

Dalam pembicaraan itu, Lanjut Din, Danrem 011 Lilawangsa itu menyampaikan agar putra pertamanya tersebut menjadi abdi negara, baik menjadi personel Polri atau prajurit TNI.

“Itu disampaikan Pak Daniel saat saya masih di gunung melalui telefon. Bahkan sampai beliau (Daniel, red) juga datang ke rumah saya,” kata Din Minimi, menceritakan.

Saat itu, Rizki Maulana masih duduk di bangku kelas dua MTsN Julok Aceh Timur. Kemudian, kata Din, pascadirinya dan kelompoknya turun gunung dirinya langsung mempersiapkan putranya itu untuk menjadi seorang abdi negara.

“Dia sendiri (Rizki, red) yang memilih ingin masuk TNI, saya hanya memberi pilihan kepada dia,” kata Din.

“Sejak turun gunung itu saya langsung membina dia, mulai dari latihan fisik, kesehatan, mental, ideologinya, saya ajari dia supaya dalam NKRI. Dibantu juga sama teman-teman Koramil,” kata Din, lagi.

Kemudian, kata Din, Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin juga pernah mengarahkan kepada dirinya agar anaknya benar-benar dipersiapkan sebaik mungkin, dengan harapan lulus dalam seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020.

“Kata Panglima waktu itu, apabila anak saya dipersiapkan dengan baik, semua persyaratannya baik, bagus, pasti akan lulus,” kata Din.

“Kelulusan anak saya ini harapan baru bagi saya, apalagi Panglima mengarahkan anak saya ke arah jalan yang tepat. Anak saya sudah saya serahkan untuk mengabdi kepada negara,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin mengatakan bahwa tentu Din Minimi telah mempersiap diri anaknya dengan baik sehingga berhasil lulus dalam seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020.

Tentu, kata Pangdam IM, dengan mengikuti seleksi yang panjang, begitu ketat, serta transparan dan adil.

“Memang putranya beliau memenuhi syarat dan kriteria yang kita harapkan. Tentunya hal ini disiapkan beliau dari jauh hari, mulai syarat fisik, mental, akademik, dan lain sebagainya,” kata Hassanudin.

“Sehingga saya sebagai Pangdam IM merasa senang, merasa bangga bahwa putra daerah seperti anak Pak Din ini menyiapkan diri untuk menjadi re-generasi TNI AD,” katanya lagi.

Pangdam IM menegaskan bahwa semua orang memiliki hak untuk mengabdi kepada negara melalui TNI AD. Kesempatan itu terbuka lebar bagi siapapun, hanya saja dipersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi.

“Tentunya ke depan saya imbau kepada semua keluarga kita di Aceh, kalau memang ada yang berkeinginan, bercita-cita ingin mengabdikan diri melalui jalur TNI AD,” ujarnya.

Saya sebagai Pangdam IM sangat membuka selebar-lebarnya kesempatan itu dengan catatan persiapkan diri sebaik mungkin tentu karena persyaratan-persyaratan yang diberikan tidak ada yang rahasia semuanya terbuka, katanya.

Kadispenad

Kadispenad : Pejabat Penerangan Satuan Harus Responsif Terhadap Penanganan Krisis Informasi

Oleh TNI AD

JAKARTA, tniad.mil.id, – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E.,M.M., menegaskan dalam menghadapi manajemen krisis khususnya dalam mengelola manajemen informasi pejabat penerangan harus bertindak cepat dan responsif.

Krisis di sini bukan krisis keuangan atau krisis moneter tetapi suatu kejadian di wilayah yang melibatkan satuan atau personel TNI AD harus segera direspon dengan cepat oleh pejabat penerangan,” kata Nefra Firdaus dalam pengarahannya pada rapat virtual melalui _video conference_ bersama dengan para Kapendam, Kapenhumas Balakpus dan Kapenrem seluruh Indonesia, di Puskodal Mabesad, Jakarta, Selasa (22/9/2020)

Dalam rapat tersebut Kadispenad memberikan pengarahan yang terkait dengan bidang tugas penerangan jajaran Angkatan Darat terutama bagaimana pejabat penerangan di daerah atau satuan dalam menyikapi apabila ada kejadian yang melibatkan satuan atau personel TNI AD. “How to handle Information During a Crisis” atau Bagaimana Langkah-Langkah Dalam Manajemen Informasi Pada Saat Krisis” ujar Nefra.

Kadispenad

Brigjen Nefra menjelaskan bahwa terdapat 5 (lima) langkah yang harus dilakukan oleh pejabat penerangan, yang pertama; _Be truthful_ (Jujur), memberikan informasi apa adanya. Kedua; menyampaikan informasi yang bermanfaat. Ketiga; membuat rencana Manajemen Krisis dan masukkan hubungan dengan media. Keempat; menyiapkan juru bicara, Kapen merupakan juru bicara satuan, siap tidaknya juru bicara dalam memberikan keterangan mempengaruhi opini masyarakat secara luas dan yang kelima; menjalin kerjasama yang berkelanjutan dengan media.

Selanjutnya Kadispenad memaparkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pejabat penerangan, antara lain menganggap dan memperlakukan media sebagai musuh, dalam mendapatkan informasi tidak bergantung kepada media tetapi jadikan media menjadi salah satu sumber informasi, tidak melupakan Prajurit atau Personel TNI AD sebagai sumber informasi yang akurat tentang suatu peristiwa.

Pada akhir pengarahan Kadispenad menyampaikan beberapa kesimpulan dalam manajemen Informasi pada saat krisis, yaitu; manajemen informasi dalam krisis bukanlah hal yang spontan tetapi perlu disiapkan, direncanakan dan dipelihara. Public Relation (PR) dalam situasi krisis memerlukan skill (keahlian) yang harus dipelajari dan dilatih sehingga informasi yang disampaikan bermanfaat dan bukan menjadi bumerang. Pejabat penerangan harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang penting, tapi tidak membatasi akses info secara total karena dapat menimbulkan asumsi yang keliru dalam persepsi berita. Dalam menyampaikan informasi harus memerhatikan hal-hal yang sudah menjadi protokol /ketentuan.

“Yang lebih penting hubungan dengan media harus terus dijaga dan bukan sebagai hubungan jangka pendek dan kasuistis tapi direncanakan secara baik,” pungkasnya.

Pada akhir acara rapat virtual dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab, turut hadir dalam rapat tersebut Sesdispenad Kolonel Inf Mu’tamar, para Kasubdis Dispenad dan 73 pejabat penerangan jajaran TNI AD baik tingkat Kotama, Balakpus dan Korem. (Dispenad)